Cerita Dewasa – Kakak Ipar Kesepian

Bandarxxx – Sebut namaku Ria, semasa kuliah aku tinggal bersama kakakku Rian dan istrinya Angel. Aku diajak tinggal bersama mereka, karena kampusku sangat dekat dengan rumah mereka. Usiaku dengan kak Rian berbeda 4 tahun dan Angel 2 tahun lebih tua dariku.

Karena kak Rian bertugas di kapal, ia jarang dirumah. Sering kulihat Angel kesepian karena di tingal oleh kakakku, lalu kuhibur dia dan akhirnya kami sering bercanda tapi lama-lama terkesan kalau Angel lebih dekat ke aku di banding Kak Rian.

Karena Kak Rian jarang pulang akhirnya kami sering keluar jalan-jalan. Dan terkadang kami nonton bioskop berdua untuk menghilangkan rasa sepi Angel. Banyak yang bilang kalau Angel itu pacarku, tentu saja aku jadi bangga kalau jalan berdua dengannya.

Seluk beluk di dirinya membuat mata terpikat dan tidak lepas melirik. Keesokkan harinya sepulang kuliah kulihat dirumah sepi. Sesaat aku terbinggung ada apa dan kemana si Angel. Sesaat kulihat di celah pintu kamarnya ada cahaya TV. Segera ku cek apa kah Angel ada di kamarnya.

Begitu aku buka pintu kamar Angel, sesaat aku terdiam, terlihat TV kamarnya ada adegan yang merangsang, sekilas kulihat Angel sedang terlentang dan ia sangat terkejut akan kehadiranku. “Maaf Mbak” sahutku dengan tidak enak.

Lalu kututup pintu kamar dan keluar. Sekilas teringat yang sekilas kulihat tadi. Angel sedang asik memainkan buah dadanya yang besar dan daerahnya yang indah dengan sebagian kulit yang tidak tertutup sehingga memamerkan beberapa bagian tubuhnya.

Sesaat beberapa lama di dalam kamar. Rasanya aku ingin menonton yang Angel tonton tadi. Lalu kesetel CD simpanan di kamarku. Tapi tampaknya birahiku muncul terlihat adegan-adegan itu, sesaat terlintas yang dilakukan Angel di kamarnya.

Tubuhnya merangsang pikiranku untuk berkhayal. Akhirnya seiring adegan film aku berkhayal bercinta. Kukeluarkan penisku kumainkan. Sesaat aku kaget, Angel masuk ke kamarku. Rupanya aku lupa mengunci pintu. Ia terlihat terdiam melihat milikku. Wajahnya yang tegang dan bingung.

“Ma..maaf sudah mengganggu,” tanya Angel dengan matanya yang tetap menatap milikku.
“Eh..enggak Mbak, a..ada apa Mbak,” sahutku dengan tanganku yang masih memegang kemaluanku.

“Ngak, tadi ada apa kamu ke kamar?” tanya Angel dengan bingung karena kejadian ini.
“Oh itu, tadi aku pikir di rumah gak ada orang jadi aku cari Mbak,” sahutku sambil kumasukkan milikku lagi.

“Kamu nonton apa?” tanya Angel lalu melihat film yang kusetel.
“I..itu Mbak sama seperti yang Mbak tonton tadi,” sahutku dengan isyarat yang di tonton Angel di kamarnya.

Kumpulan Cerita Dewasa % Film Dewasa

Saat itu Angel terdiam sesaat sambil melihat film.
“Maaf Mbak, boleh pinjem yang tadi ngak?” tanyaku dengan malu.
“Boleh,kenapa enggak?” jawab Angel

“Saya mau minjem Mbak,,apa mau nonton disini?” tawarku kepada Dina.
“Sekalian aja deh, biar rame,” jawabnya.

Adengan demi adekan yang di film kami lewati, dan beberapa kali kami mengganti film. Kami juga berbincang dan mengobrol tentang yang berhubungan di film tersebut. Mungkin karena kami sering berdua dan bicara dari hati ke hati dan akhirnya kami pun merasakan ada kesamaan dan kecocokan.

Kami tidak canggung lagi. Rasanya kami sama-sama menyukai tapi kami sadari bahwa Angel milik kakakku. Kami akhirnya biasa duduk berduaan dengan dekat. Sangkin banyaknya film yang kami toton, akhirnya kamu mulai sering melirik dan bertatapan satu sama lain.

Sesaat saat film berputar tanpa kami sadar, tatapakn kami membuat bibir kami bersentuhan. Tampaknya gairah kami sama dan tidak bisa di bendung dan kami tergerak mengikuti iringan gairah dan birahi. Aku pikir ciuman tidak apalah, dan akhirnya bibir dan lidah kami saling bersaing. Nafsu membuat kami terus berebutan air liur.

Beberapa lama kami menikmati kejadian ini, kemudian kami tersadar dan berhenti. Kami hanya bisa diam dalam pelukan. Tapi mata kami tidak sanggup untuk bertatapan rasanya bingung.

Cukup lama kami berpelukan sampai akhirnya kami duduk biasa lagi. Kehangatan tubuh dan sikap Angel memancing birahiku. Beberapa lama kami tidak bisa mengeluarkan kata-lata. Perlahan kubuai rambut panjang Angel. Tampaknya ia menyukai.

Perlahan tanganku mengelus pundaknya. Sesaat kami pun bertatapan lagi. Wajahnya dewasa dan cantik, kurasakan wajah yang mengharapkan sentuhan dan kehangantan. Kurasa isyarat dari Angel untuk berciuman lagi. Tanpa basa-basi kulahap bibirnya, ahh nikmat rasanya.

Bibirnya terasa lembur di bibirku. Lalu dada kami saling berhadapan. Sekilah kulihat buah dadanya yang besar. Lalu kupeluk Angel dengan maksud ingin menyentuh dan merasakan miliknya.

Sesaat kurasakan dadanya di dadaku, besar, empuk dan besar. Perlahan tanganku mengelus-elus pahanya yang lembut dan halus. Sebagai penjajakan kuelus selangkangannya, tampaknya ia menikmatinya.

Tanpa menunggu aku segera meraba-raba daerah sensitifnya. Sesaat tanganku ia raih dan ia giring ke dadanya. Ahh, akhirnya kurasakan buah dada yang besar di dekapan tanganku. Sesaat kurasa milikku didekan tangan Angel, rasanya aku sangat menikmatiknya.

Perlahan tangannya memainkan, nikmat rasanya. Perlahan kulepaskan tangan Angel dari milikku. Kubuka sebagian celanaku sehingga milikku menghunus tegap. Kuraih tangannya dan kuarahkan ke kemaluanku.

Sesaat tangannya mendekap milikku, ia mainkan lalu beberapa lalu kemudian wajahnya menuju ke miliik ku dan ia hisap. Ah, lembutnya mulut Angel. Rupanya ia suka menghisap milikku. Kontolku keluar masuk di mulutnya secara perlahan seiring tangannya yang mengayun-ayun kontolku.

Perlahan kuangkat kaosnya sehingga terlihat buat dada yang tertutup Bra. Kuraih kaitannya dan kulepas. Perlahan tanganku menyusup di branya lalu meraba dan meremas dadanya yang besar, halus dan lembut. Kurasakan puting yang kenyal mengeras.

Lalu tanganku menuju celanda pendeknya dan kubuka bersama celana dalamnya. Ahh, indah tubuhnya bila tanpa sehelai benang. Pinggangnya yang ramping dan pinggul yang lumayan.

Ku elus-elus bokongnya yang halus dan lembut. Pahanya kuraba lalu bulunya dan tonjolan sensitifnya. Sering isapannya kumainkan bibir Vaginanya yang sudah basah lalu perlahan kumasukkan jariku ke liang vaginanya.
“Dede..oouuhhh..” ucapnya seiring jariku yang tertancap di liangnya. Sesaat kemudian kurasakan gerakan mulut dan nafasnya bertambah cepat. Kurasakan air liur Angel membasahi milikku.

Cukup lama mulutnya bermain sampai aku tak tahan lagi untuk menahan air maniku. “Mmmhh..” ucap Angel seiring semburanku di dalam mulutnya. Kurasakan mulutnya tetap menghisap Kontolku, lalu maniku dan terus sampai beberapa lama kemudian bibirnya selesai bermain.

“Udah De?” sahutnya dengan isyarat apakah aku puas. Aku tersenyum melihat wajah cantiknya yang memucat dan merangsang. Rasanya milikku belum puas masuk ke mulutnya. Kemudian ia terbaring dengan jariku yang masih masuk di Vaginanya.

Mbak yang ini belum,” sahutnya dengan isyarat jariku yang keluar masuk di liangnya.”Emang kenapa? tanya dengan isyarat wajah yang menanyakan apa keinginanku. Kemudian kubuat posisi bersetubuh. Kaki Angel mengangkang lebar dan terangkan seakan siap bermain.

Bibir Vagina yang agak merah terlihat jelas olehku. Kontolku yang terhunus akhirnya menyentuh bibir vaginanya yang lembut dan sudah basah. Perlahan kumasukkan dan akhirnya hilang tertelan di liang Angel yang lembut.

“Mmhh..” desah Angel dengan dagunya yang perlahan terangkat dan telapak kakinya memeluk pinggulku. Kontolku keluar-masuk diliangnya dan dada Angel membusung seakan tidak kuat merasakan kenikmatan sentuhanku.” Ooouuhhh..Ooouhhhh..” berulang desahan itu Angel keluarkan.

Beberapa lama kurasakan nikmat tubuh Angel. Perlahan kurasakan pinggul Angel bergerak sehingga mempercepat gesekan penis dan liangnya. Sesaat ia dekap tubuhku. Tubuhnya menegang.” Dede..” ucapnya dengan getaran kenikmatan. Aahh Kurasakan penisku didekap kuat liang Angel.

“Ooouhhh,” desak nikmat Dina. Kulihat Angel mulai melemas pasrah. Melihat ini gairahku meningkat seakan tubuhnya santapanku . Nafsuku membuat milikku keluar masuk dengan cepat. Ahh, puncakku disaat penisku masih didalam liang Angel.

Aku tidak dapat menahan semburanku karena menikmatinya tubuh Dina. “Ooouhhh..” desah Angel mengiringi setiap semburanku. Kontolku kubiarkan tertancap terus. Tampaknya Angel tidak menolaknya.

Tubuhku belum puas menikmati tubuhnya. Terkadang tanganku menikmati dada dan putingnya. Dan beberapa kali kami berciuman lagi. Aku tidak perduli walaupun birinya bekas milik dan maniku karena benar-benar nikmat.

Sampai tenaga kami pulih, kurasakan dekapan liang Angel yang agak mengering basah lagi. Lalu kami bermain lagi. Ini terus kami lakukan sampai kami tidak kuat dan tidur kelelahan. Esoknya kami tersadan dan mandi bersama. Tampaknya kami menyukai kejadian kemarin.

Rasa bersalah hilang karena kami rasakan kecocokan, dan kami teruskan hubungan ini. Karena kakakku jarang dirumah maka kami pun sering berduaan, tidur bersama dan mandi bersama dengan sentuhan-sentuhan yang nikmat. Ini menjadi rahasia kami berdua seterusnya. Sampai aku memiliki istri dan sama-sama mempunyai anak kami terus berhubungan.

Kumpulan Cerita Dewasa & Film Dewasa 

Paling Banyak Di Cari: